Laman

Silahkan Mencari!!!

I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...

AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...

GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!

Sabtu, 22 Oktober 2011

Biarkan Aku Menangis (Chapter 4-Tamat)



''Kim So Eun, berapa lama kau akan bertahan dengan keadaan ini? Mencintai orang yang tak pernah menganggapmu ada.'' Tanya Kim Bum.

''Aku tidak tahu,” Ujarku merunduk, memperhatikan kedua kakiku.

''Kau menyiksa dirimu sendiri, Kim So Eun.” Ujar Kim Bum. “Izinkanlah aku untuk memupus bayang Nichkhun dari hatimu. Aku ingin meniti hari bersamamu.'' Lembut suara Kim Bum.

''Kim Bum, aku...''

"Kim So Eun, Bagaimana aku melarang hujan turun ketika ada awan? Bagaimana aku melarang daun jatuh ketika ada angin? Bagaimana melarang aku jatuh cinta ketika ada kau?"

Aku diam. Bagaimana mungkin, Kim Bum? Batinku pilu. Aku tidak mencintaimu. Aku tak pernah merasakan getaran aneh saat kita berduaan seperti ini. Tapi, dengan Nichkhun…Oh, apa yang harus kulakukan, Tuhan? Apakah Pria ini memang pilihanMu?

''Kim So Eun,'' Kim Bum menggenggam tanganku. ''Apakah aku tak punya harapan untuk mengisi ruang di hatimu?''

''Aku…..,” Kutatap Kim Bum. Ada pijar cinta di sana. Penuh kelembutan dan kemesraan. Akh, aku harus mengusir bayang Nichkhun dari hatiku. ''Kim Bum, percayakah kau bahwa cinta akan tumbuh oleh kebersamaan? Oleh waktu yang cukup lama?'' Tanyaku akhirnya.

Kim Bum mengangguk.

''Kalau begitu, beri aku waktu untuk belajar mencintaimu. Barangkali esok atau lusa sedikit demi sedikit aku bisa mencintaimu.” Ujarku datar.

''Kim So Eun, tentu saja aku akan sabar menantimu. Berapapun lama waktu itu, aku tak akan keberatan.“ Mata Kim Bum berbinar bahagia. Genggamannya semakin erat, sarat oleh cinta.


Tamat
Copyright Sweety Qliquers

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...