Laman

Silahkan Mencari!!!

I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...

AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...

GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!
Tampilkan postingan dengan label Embun Di Mata Yoon Eun Hye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Embun Di Mata Yoon Eun Hye. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Oktober 2010

Embun Di Mata Yoon Eun Hye (FF)


Title : Embun Di Mata Eun Hye
Author : Sweety Qliquers
Genre : Friendship/Family
Episode : Prolog + 2 Part
Production : www.ff-lovers86.blogspot.com
Production Date : Sabtu, 12 Juni 2010 – 10.23 AM
Review :
…
Ketika itu Eun Hye merasa detak jantung ibunya tak berdetak lagi dan takmenghembuskan nafas. Seperti pisau yang menusuk di ulu hatinya yang membuat kedua matanya kembali mengembun. Embun di mata Eun Hye pun kian berguguran menorah hatinya yang semakin terluka…!
…
Cast :
Yoon Eun Hye
Song Hye Gyo
Gong Yoo
Kim Ja Ok
Choi Il Hwa

Yoon Eun Hye
(Hye Gyo's Friend)


Song Hye Gyo
(Eun Hye's Friend)


Gong Yoo
(Eun Hye’s Brother)


Kim Ja Ok
(Eun Hye’s Mother)


Choi Il Hwa
(Eun Hye’s Father)


Embun Di Mata Yoon Eun Hye
Created By Sweety Qliquers

Prolog
Part 1 “Kegalauan Hati Yoon Eun Hye”
Part 2 “Embun Di Mata Yoon Eun Hye” - TAMAT

Embun Di Mata Yoon Eun Hye (Part 2-Tamat)


Part 2
Embun Di Mata Yoon Eun Hye


Yoon Eun Hye kembali ke rumahnya,mengambil tas yang penuh dengan pakaian. kemudian keluar dari rumahnya menuju ke rumah sakit. Tak di sangka Song Hye Gyo mengikuti Yoon Eun Hye dari sekolah, rumah, hingga rumah sakit. Yoon Eun Hye pun memasuki salah satu ruangan yang ada di rumah sakit, didalam ruang itu terlihat seorang perempuan, yang dirawat oleh Yoon Eun Hye, tapi anehnya perempuan tua itu belum membuka matanya, terlihat seperti orang yang sedang koma.

Tersimpanlah pertanyaan di dalam hati Song Hye Gyo untuk ditanyakan kepada Yoon Eun Hye, saat Song Hye Gyo sedang melihat Yoon Eun Hye di dalam ruangan itu melalui jendela, tiba tiba ada seorang suster yang menabrak Song Hye Gyo.

“Praakkkk.” terdengar suara barang yang terjatuh.

“Maaf Nona…maaf,, saya tidak sengaja.” ungkap suster itu

“Owh,,, iyah,,, “ jawab Song Hye Gyo.

“Song Hye Gyo? Sedang apa kau di sini, kenapa kau bisa ada disini?” Tanya Yoon Eun Hye.

“Sudahlah Yoon Eun Hye, kau tak bisa menutupi itu semua dariku, sekarang bersediakah kau untuk pergi bersamaku? Aku mohon sebentar saja.”

“Kita mau kemana?”

“Aku ingin menunjukan sesuatu padamu.” seru Song Hye Gyo.

Yoon Eun Hye dan Song Hye Gyo pun pergi meninggalkan rumah sakit, mereka pergi ke sebuah danau, dimana danau itu terlihat sepi dan Song Hye Gyo sering mengunjungi danau itu ketika ia merasa sedih, kecewa dan marah. Akhirnya mereka saling berbicara di rumah pohon yang meghadap ke danau, disitu akhirnya Yoon Eun Hye pun mau menceritakan semua kejadiannya kepada Song Hye Gyo.

“Kau tahu? Di sini tempatku mencurahkan semuanya, kemarahan , kekecewaan dan kesedihan kucurahkan semuanya disini. Sekarang waktunya kau untuk mencurahkan perasamu di sini.” ungkap Song Hye Gyo.

“Sebenarnya, wanita yang kau lihat di rumah sakit itu adalah ibuku, dia koma mulai dari hari minggu kemarin, itu semua karena ayahku, dia meninggalkan kita semua begitu saja hanya untuk menikah dengan wanita lain. Sedangkan kakakku Gong Yoo telah menjadi liar, ia tertekan dengan semua kejadian itu. Aku tak dapat membujuknya untuk pulang ke rumah, itulah yang kualami saat ini Song Hye Gyo.” Yoon Eun Hye menceritakan semuanya pada Song Hye Gyo

“Jadi begitu ceritanya, aku tahu bagaimana agar ibumu bisa membuka mata lagi,”

“Bagaimana caranya?” Tanya Yoon Eun Hye.

“Bagaimana kalau kau meminta semuanya berkumpul di rumah sakit? Ayahmu dan kakakmu-Gong Yoo.” Song Hye Gyo mengusulkan kepada Yoon Eun Hye.

Song Hye Gyo pun menarik tangan Yoon Eun Hye dan turun dari rumah pohon itu,mereka mengunjungi rumah ayahnya dan meminta agar ayahnya dan istri barunya itu mau menjenguk ibunya di rumah sakit dan terakhir mereka berdua mencari Kak Gong Yoo-kakak Yoon Eun Hye. Mereka pun membujuk Kak Gong Yoo dengan berbagai cara agar ia mau menjenguk ibunya.

Yoon Eun Hye yakin jika semuanya berkumpul ibunya akan sadar dan akhirnya semua keluarga Yoon Eun Hye lengkap di rumah sakit untuk setia membangunkan ibunya dari koma. Ketika sampai di depan pintu, wajah Yoon Eun Hye tampak bersinar kembali setelah keluarganya kumpul ia pun segera mendekati ibunya.

“Ibu, coba lihat Bu, semua keluarga kita berkumpul disini, mereka ingin ibu segera membuka mata… aku mohon Bu.” ungkap Yoon Eun Hye.

Gong Yoo pun mendekati ibunya dan adiknya “Ibu bangun yah Bu… kita semua disini, apa ibu masih ingat,,? Waktu kita bermain bersama… aku, Yoon Eun Hye, ayah dan juga ibu, saat itu kita berkumpul untuk merayakan hari ulang tahun ibu, waktu itu wajah Yoon Eun Hye kena kue.” Gong Yoo menceritakan semuanya sambil mengeluarkan air matanya.

“Ah kak Gong Yoo itu semua kan gara gara kakak juga.“ ungkap Yoon Eun Hye.

“Sudah kalian jangan ribut, ayah waktu itu juga di jatuhkan kekolam, huh mana airnya dingin.” ungkap ayah.

“Hhahahaah, iya aku ingat itu.” ucap Yoon Eun Hye.

Mereka terlihat kompak seperti dulu, mereka saling tertawa dan becanda, tapi seketika mereka terdiam melihat ibunya yang belum juga sadar. Kedua mata Yoon Eun Hye pun mulai berembun karena melihat ibunya yang belum juga bangun. Yoon Eun Hye terlihat hampir putus asa dengan usahanya, dia meminta permohonan kepada Tuhan agar ibunya dapat membuka matanya kembali. “Ya Tuhan tolonglah,,, hamba ingin melihat ibu membuka matanya.” air mata Yoon Eun Hye pun jatuh di pipi ibunya. Tangan ibunya pun mulai bergerak, matanya perlahan lahan terbuka dan memandangi wajah Yoon Eun Hye, semuanya pun bergegas mendekati ibu, Yoon Eun Hye pun mengusap air mata di pipinya.

“Yoon Eun Hye, Gong Yoo maaf kan ibu jika harus meninggalkan kalian, kalian berdua akan tetap menjadi anak ibu, usap air mata kalian. Ayo peluk ibu…” Yoon Eun Hye dan Gong Yoo pun memeluk ibunya hingga akhirnya ibunya menutup mata untuk terakhir kalinya di pelukan kedua anaknya.

Ketika itu Yoon Eun Hye merasa detak jantung ibunya tak berdetak lagi dan tak menghembuskan nafas. Seperti pisau yang menusuk di ulu hatinya yang membuat kedua matanya kembali mengembun. Embun di mata Yoon Eun Hye pun kian berguguran menorah hatinya yang semakin terluka…!


TAMAT
Copyright Sweety Qliquers

Embun Di Mata Yoon Eun Hye (Part 1)


Part 1
Kegalauan Hati Yoon Eun Hye


Gadis itu melangkah dengan sangat lamban,wajahnya tampak pucat pasi, kantung matanya terlihat cekung dengan rambut yang di biarkan kering dan tegerai kusut,ia terus melangkah memasuki kelas,hanya terdiam dan tak menoleh,hanya menunduk berusaha menyembunyikan raut wajahnya yang kian memucat.

“Yoon Eun Hye? Kau kenapa? kau sakit?” Song Hye Gyo teman sebangkunya ,mulai menyapa.

“Aku tidak apa apa.” Yoon Eun Hye berkata pelan sambil menundukan wajahnya.

“Tapi wajahmu pucat sekali hari ini.” sambil melihat wajah Yoon Eun Hye.

“Aku kan sudah bilang aku tidak apa apa, pergi kau dariku!!” ungkap Yoon Eun Hye dengan sedikit membentak.

“Aneh!!” pikir Song Hye Gyo. Dua minggu ini Yoon Eun Hye sangat pendiam,dan dia selalu menyendiri setiap berada di kelas, kadang ia juga bolos sekolah.

“Kalau kau punya masalah, kau tak perlu malu untuk menceritakannya padaku siapa tahu aku bisa membantu, aku siap mendengarkan semua ceritamu… “ Song Hye Gyo meyakinkannya.

“Jangan terlalu peduli padaku.” Dengan suara lemas Song Eun Hye menjawabnya.

“Kau itu teman sebangkuku, jelas saja aku peduli denganmu, guru slalu bertanya tentang dirimu, kenapa kau jarang masuk akhir-akhir ini?” ungkap Song Hye Gyo.

“Itu bukan urusanmu!” Yoon Eun Hye menunjukan sikap tak sukanya.

“Ayolah Yoon Eun Hye, aku tidak bisa melihat temanku sendiri terhanyut dengan masalah yang dia alami.” seru Song Hye Gyo.

“Kau tak mengerti dengan apa yang kurasakan.” Yoon Eun Hye berdiri dari duduknya lalu melangkah meninggalkan Song Hye Gyo di kelas.

“Yoon Eun Hye, kau mau kemana?” teriak Song Hye Gyo.

Yoon Eun Hye hanya diam, sambil melangkahkan kakinya, Song Hye Gyo pun mengejarnya. “Bagaimana jika pak’ guru bertanya tentangmu, apa yang harus aku katakan?”

Yoon Eun Hye menoleh, menatap wajah Song Hye Gyo dengan pandangan menusuk. “Kau hanya mengatakan apa yang bisa kau lihat sekarang…!”

“Aku tak tahu mengapa akhir akhir ini kau berubah.”

“Masalahku adalah masalahku bukan masalahmu, dan yang tahu masalahku hanya Tuhan dan aku, biarkan aku untuk menyendiri!” seru Yoon Eun Hye dengan suara lemas.

“Kalau itu yang kau mau aku tak dapat berbuat apa apa lagi”

“Terimakasih sudah mau mengerti aku.” tanpa rasa ragu sedikit pun Yoon Eun Hye melangkah ke luar kelas.

Bersambung…

Embun Di Mata Yoon Eun Hye (Prolog)


Prolog

Ceritakan padaku tentang pedihnya sebuah kehilangan
Yang terbang diatas awan senja merah saga
Dan menyisakan ngilu menikam didada
Dalam derap waktu yang bergegas
Agar segera kubaluri hatimu
Dengan sejuk bening embun
Dan tulus cintaku
Ceritakan padaku tentang perihnya sebuah pengorbanan
Yang membakar habis segenap asamu
Dan meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar kalbu
Agar kubuatkan untukmu
Rumah diatas awan
tepat dipuncak larik pelangi
Yang kubangun dari setiap desir rindu dan
Khayalan merangkai impian bersamamu
Dari bilik hatiku, yang senantiasa percaya
Kebahagiaan kita adalah
keniscayaan tak terlerai
(Tentang Kehilangan, Tentang Pengorbanan_Sweety Qliquers)

Bersambung...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...