Laman

Silahkan Mencari!!!

I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...

AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...

GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!
Tampilkan postingan dengan label Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2010

Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi (FF)


Title : Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi
Author : Sweety Qliquers
Genre : Romance, Family, Mystery, Marriage
Episodes : Prolog + 2 Part
Production : www.ff-lovers86.blogspot.com
Production Date : 03 November 2010, 04.07 PM
Review :
…
Seiring dengan waktu yang berjalan, aku merasa tubuhku menjadi ringan, melayang. Tak pernah kusangka, aku telah pergi meninggalkan Park Yong Ha yang kucintai dan bayiku yang tak pernah kususui untuk selamanya
…
Cast :
Park Yong Ha
Park Ji Hee
Kim Ja Ok

Park Yong Ha
(Ji Hee's Husband)


Park Ji Hee
(Yong Ha's Wife)


Kim Ja Ok
(Yong Ha's Mother)


Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi
Created By Sweety Qliquers

Prolog
Part 1 “Tatapan Park Yong Ha”
Part 2 “Maafkan Aku” - TAMAT

Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi (Part 2-Tamat)


Part 2
Maafkan Aku


Telepon dokter dini hari seperti ini ternyata tak mudah, setelah beberapa kali mencoba, akhirnya aku menyerah. Huh, keterlaluan sekali, mengapa disaat jam seperti ini sudah tidak ada rumah sakit yang bisa dihubungi, kesalku dalam hati. Lalu aku kembali ke kamar, kulihat mama mertuaku ada di sana memeluk Park Yong Ha. Aku semakin panik, jangan-jangan Park Yong Ha tengah sekarat. Namun sebelum aku mendekat,
“Sudahlah, Park Yong Ha, kau harus bisa merelakan Park Ji Hee pergi, jangan seperti ini terus, Mama tidak mau kau menjadi sakit, Mama tidak mau ada apa-apa denganmu,” kata mama mertuaku membuatku bingung.

“Tapi Park Ji Hee masih ada disini, Ma, baru saja dia kupeluk, aku masih bisa mencium aroma wanginya. Aku juga masih bisa membelai rambut halusnya, pipinya, bibirnya juga masih bisa kusentuh,” kata Park Yong Ha lirih namun jelas kudengar.

“Jika kau masih seperti ini terus, Mama terpaksa membawamu ke rumah sakit jiwa. Maafkan Mama, Park Yong Ha,” bisik mama mertuaku sambil mengelus rambut Park Yong Ha.

Aku tak percaya mendengar semua itu. Aku tak percaya.

Tiba-tiba saja kudengar suara tangis bayi dari kamar sebelah, kamar yang pernah aku dan Park Yong Ha rencanakan untuk dijadikan kamar bagi buah hati kami.

“Gara-gara dia, aku jadi kehilangan Park Ji Hee,” kata Park Yong Ha penuh kebencian.

“Jangan salahkan dia, Park Yong Ha, dia tak pernah minta untuk dilahirkan, dan dia tak pernah berharap kehilangan ibunya karena melahirkannya.”

Seiring dengan waktu yang berjalan, aku merasa tubuhku menjadi ringan, melayang. Tak pernah kusangka, aku telah pergi meninggalkan Park Yong Ha yang kucintai dan bayiku yang tak pernah kususui untuk selamanya.


TAMAT
Copyright Sweety Qliquers

Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi (Part 1)


Part 1
Tatapan Park Yong Ha


Aku masuk ke kamarku, kamar yang sudah kutempati bersama Park Yong Ha, suamiku, selama tiga tahun. Kamar yang menyimpan berjuta kenangan indah selama aku menjadi istrinya. Kulihat Park Yong Ha tengah meringkuk di tempat tidur, aku tersenyum. Akhir-akhir ini Park Yong Ha memang selalu tidur lebih awal dariku, karena aku masih harus menyelesaikan tulisanku yang akan segera aku terbitkan.

Kuhampiri Park Yong Ha, kutatap wajahnya lembut. Aku mengerutkan alisku, sedikit heran, wajah Park Yong Ha tak sesegar biasanya, wajahnya pucat, kelopak matanya menghitam dan terlihat sangat kurus.

Apa dia terlalu capek bekerja ya? pikirku. Lalu kucium lembut keningnya. Park Yong Ha terbangun lalu mengerjapkan matanya.

Sesaat Park Yong Ha terdiam membisu, lalu Park Yong Ha merengkuhku dalam pelukannya, sangat erat, lebih erat dari biasanya, bahkan sedikit menyakitkan kurasa.

“Ini sudah terlalu malam, Besok kau kan harus ke kantor, jangan sampai kecapekan,” kataku. Lalu aku pun berbaring di sampingnya. Park Yong Ha terus menatapku.

“Kenapa kau melihatku seperti itu?” tanyaku sedikit heran.

“Aku takut jika besok aku tak bisa melihatmu lagi,” katanya sambil membelai wajahku.

“Kau ini bicara apa,” kataku. Lalu kulihat mata cekung Park Yong Ha mulai berkaca-kaca sambil terus mengelusku. Aku merasa bingung, ada apa dengannya?

“Kau kenapa, Park Yong Ha? Apa kau sakit ?”

Terus terang Park Yong Ha membuatku cemas dan takut. Jangan-jangan Park Yong Ha sakit parah? Tapi dia tidak mau membicarakannya padaku.

“Ada apa? Jujurlah padaku!” tanyaku cemas. Namun Park Yong Ha tak menjawabku, melainkan menangis. Kupeluk erat tubuh suamiku, memberinya kekuatan.

“Aku mencintaimu, Park Jin Hee, jangan pergi, tetaplah di sini bersamaku, temani aku.” Park Yong Ha tak melepaskan pelukannya.

“Aku juga mencintaimu, Park Yong Ha, tapi kau sakit apa? Jangan membuatku takut! Kau sakit apa?!?” tanyaku setengah berteriak. Namun Park Yong Ha masih tak menjawabnya, melainkan terus menangis. Tubuhnya sampai gemetar dan nafasnya tersengal-sengal.

“Aku akan telepon dokter!” kataku panik.

“Jangan pergi, Park Jin Hee. Jangan pergi !” katanya sambil berusaha meraihku saat aku beranjak, dan keluar kamar menuju ke meja di mana teleponku diletakkan.

Bersambung…

Takut Tak Bisa Melihatmu Lagi (Prolog)


Prolog

Sebelum Kau Pergi…
Ini bukan persimpangan
Melainkan jalan buntu
Hanya ada satu pintu
Perpisahan

Tapi sebelum kau pergi
Hancurkanlah mimpi
Robekkanlah hati

Biar kubalut luka di dada
Sendiri

Saat Kau Pergi…
Gerimis meringis
Tak kuasa menahan tangis

Hujan-hujan berlarian
Kabur dari pasungan mendung
Lelehkan kaca
Yang tersudut di ujung mata

Samarkan bayang dari sosokmu
Jauh..,
Berlalu

Setelah Kau Pergi…
Kugugurkan keheningan di gemuruh laut
Berharap masa lalu datang
Dan menghempas di dadaku

Hanya saja semua telah berubah menjadi angin
Ada hanya tak terlihat
Utuh tak tersentuh

Lalu aku menyadari
Bahwa dulu aku memiliki
Kau
Cinta yang akhirnya lepas

Hanya desir pasir
Hanya titik air
Menjelma kau dalam bayang

Remang
Remang
Remang
...
Hilang
(Kehilangan_Sweety Qliquers)

Bersambung...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...