Silahkan Mencari!!!
I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...
AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...
GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!
AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...
GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!
Tampilkan postingan dengan label Sajak Bisu Untuk Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak Bisu Untuk Cinta. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Februari 2011
Sajak Bisu Untuk Cinta (Chapter 3-Tamat)
Kereta senja menanti tiap hela napasku, bergulir seiring terempasnya pujaan ke dalam retorika ilusi fatamorgana yang kini hanya tinggal kenangan. Sebuah cinta, hanya sebuah nama di hati.. Bulan pelita gundah gelisah di jiwa sehingga kuterbang bersama mimpi-mimpi dalam hingar-bingar ilusi. Kisah cintaku penuh penantian kata, dalam sorot sinarnya mulai sayup terangi bekunya hati ini. Pesonanya pahit tuk diterjang seakan tercabik sebilah parang yang tajam dan kejam.
‘’Mungkinkah sedihku kian meratapi dan mengharu biru kelabu?” ungkapku dalam ringkihan kebisuan.
Kereta senja menanti tiap hela napasku, kumeratap malu lalu hembuskan ayat-ayat cinta dalam napas terakhirku. Biarlah cinta sejati bersemi di hati, walau mata terbuka dan tertutup, cintaku kian abadi.
“Kuhapus air mata dalam duka, Kupejamkan mata dalam duka, Kuhempaskan raga dalam elegi cintamu, dan Kurentangkan jiwa dalam sukma keabadian.. “
Harusnya kutahu, cinta kian turun seiring gemuruh hujan. Sosok dewi cinta menari-nari berdendang alunan simfoni indah sepanjang masa. Cinta tak mengenal perubahan karena perubahan itu merupakan perjanjian. Sayang, cinta tak mengenal perjanjian.
Kuharap kedamaian yang terpancar dari egomu memberikan sekelumit janji yang lebih indah diungkapkan dengan kebisuan. Beribu kata kian menjerit tuk diucapkan atau memang selalu ada hal indah yang terlupakan dan seharusnya lenyap terbakar egomu…
Tamat
Copyright Sweety Qliquers
Sajak Bisu Untuk Cinta (Chapter 2)
‘’Jangan kau biarkan cinta bersemi dalam ilusi waktu,’’ pintaku pada Park Gyu Ri.
‘’Mengapa, Nichkhun?’’ sahut Park Gyu Ri seraya memegang tangan Nichkhun dalam indahnya cakrawala sore itu.
‘’Karena waktu kian sirna terhempas dan tersungkur hingga tercabik prahara kenistaan,’’ ujarku.
‘’Lalu harus dengan apa kubuktikan karena kusungguh mencintaimu dan cintaku tak bersayap seakan malaikat malu menatap keabadian cinta kita,’’ pinta Park Gyu Ri penuh kebimbangan.
‘’Biarlah cinta turun bagai setetes embun dari beribu pelangi yang hiasi kehidupan cinta,’’ ujar Nichkhun singkat.
Kuhempaskan kata bertakhta retorika itu dalam ruangan dimensi lain hingga waktu kian sirna dan musnah tersungkur luka. Tercabik prahara dusta, lalu tercekam badai durjana yang tak kunjung reda. Angin-angin sunyi mendendangkan ornamen cinta untukku nian pilu.
“Apa kau tahu, mengapa ombak datang menggema mengikis jiwa-jiwa yang hampa dan badai menyeruak luluh lantak, lalu memorak-porandakan raga-raga tak berdosa dalam siluet senjamu,” ungkapku masih bimbanng.
Kupilin waktu tuk beranjak diam dalam heningnya malam dan galaunya hati, mengapa Tuhan kini tak kunjung membantu diriku.
Sang waktu terbungkam prahara kenistaan. Kini pujaan tinggal kenangan dan harapan adalah bualan. Kuhapus cinta setahap demi setahap, namun tak berarti. Kepedihan yang kian kurasa seolah kini tersingkir luka lebam tersedu sedan dalam angan. Namun, kini kau hadir dan berikan puing-puing cinta dalam tutur lembutmu.
Bersambung…
Sajak Bisu Untuk Cinta (Chapter 1)
Aku menunggu sejam yang lalu dalam terik suci mentari hingga mengalunnya rintik sunyi hujan di sore itu. Kudengar hingga kunanti kereta senja yang datang di ufuk timur tiba. Aku pun tak tahu siapa dan mengapa diriku berada di sini dalam keheningan siluet senjamu. Dalam ruang-ruang dimensi atau wujud tiada hendaki cinta bernaung dalam gelora asmara di setiap jiwa anak cucu Adam diciptakan.
Genderang hati ini bertabuh dengan simfoni haru pilu, lalu hancurkan puing-puing hati biru kelabu. Wujud dentuman ornamen melirih kian menderu, sendu, dalam tangisan nian syahdu.
Kucoba warnai hari-hariku bagai rona kehidupan cintaku. Mungkinkah asmara dalam raga bersenandung rindu harus malu pada hamparan luas lautan kian menebar emosi dan tetesan embun dalam hati pelangi biru di langit Lazuard.
Menatap indah cakrawala penuh harapan dan cinta di balik Gunung Fujiyama hanya bersama sosok indahmu. Kutorehkan namamu dalam hati bunga Edelwiss, lalu kulukis cantiknya parasmu dalam beribu ratapan sajak-sajak pelangi. Tepercik kata-kata mimpi, bersungging senyum dewi-dewi cinta.
‘’Akankah kau pergi tinggalkan diriku sendiri sehingga kau nanti kembali dalam ruang dan dimensi yang lain?’’ Tanyaku.
‘’Mungkin biarkan cinta bersemi dalam keabadian seiring ilusi waktu, Nichkhun.’’ sahut Park Gyu Ri seraya menatap pilu.
Sontak aku terpana dan bergemuruh dalam hingar-bingar cintamu.
Bersambung…
Sajak Bisu Untuk Cinta (FF)
Title : Sajak Bisu Untuk Cinta
Author : Sweety Qliquers
Genre : Romance, Sastra
Episode : 3 Chapter
Production : www.ff-lovers86.blogspot.com
Production Date : 26 February 2011, 08.52 AM
Cast :

Nichkhun (2PM)
Birthday: June 24, 1988
Birtplace : Rancho Cucamonga, California, USA
Origin : Bangkok, Thailand
Position: Vocalist
Height: 180cm
Weight: 64kg
Blood: O
Religion: Buddhism
Extra: he is NOT Korean, he is of Chinese and Thai decent
Group : 2PM

Park Gyu Ri (KARA)
Date of birth: May 21, 1988
Height: 162cm
Extra Information:
◊ She came up with the group name KARA
◊ Is Leader of Kara
◊ Her nickname "Mirror Princess" is because she likes to look in the mirror a lotS
◊ Her nickname "Shikshin" means 'Goddess of Food'
◊ Her nickname "Gyul" was given to her by Sunghee
◊ She likes to tease the maknaes Jiyoung and Nicole
Posisi : Leader KARA
Genre Music : K-pop dan R&B
Perusahaan Rekaman : Daesung Entertainment (DSP)
Aktif : 2007 sampai sekarang
Sajak Bisu Untuk Cinta
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3 (Tamat)
Langganan:
Postingan (Atom)
