Laman

Silahkan Mencari!!!

I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...

AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...

GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!

Kamis, 23 September 2010

Senyuman Di Balik Pintu (Part 2)


Part 2
Doa & Amalan


Di depan cermin, kucoba memandang wajahku yang kuyu. Kucoba tersenyum agar aku tahu, bagaimana wajahku jika tersenyum ketika menghadapi istriku. Sebab aku yakin, senyuman adalah satu-satunya hadiah terindah yang selalu aku berikan kepada istriku.

"Ini senyuman paling menyakitkan, senyuman tanpa keikhlasan." Dengan cepat-cepat aku membuang wajahku dari cermin setelah merutuk dalam batin.

Kuambil pakaian kering yang belum sempat aku setrika. Lalu menuju ke dapur untuk memanaskan air. Sambil menunggu air untuk kopi, kakiku melangkah di atas sajadah. Ya, kupasrahkan semua beban ini di hadapan-Mu....

"Tuhan... aku tidak meminta dan tidak meratap. Tuhan... aku hanya berharap agar tatapan-Mu tidak pernah alpa dalam mengawasiku."

Tidak ada doa khusus dan tidak ada amalan khusus. Karena dalam pandanganku, doa dan amalan adalah hilangnya keikhlasan. Sebab doa dan amalan berujung suatu yang minta balasan.
Padahal ketika Tuhan memberi, hal tersebut merupakan sebuah konsekuensi dan tanggung jawab. Makanya aku tidak mau main-main terhadap doa dan amalan.

Suara air yang mendengung dalam didih, menyeret langkahku meninggalkan arah kiblat tepat ketika kusudahi doa. Kutuangkan gelas dan menyeduh kopi dan segelas teh hangat.

Bersambung…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...