Laman

Silahkan Mencari!!!

I'M COMEBACK...SIBUK CUY...KERJAAN DI KANTOR GI BANYAK BANGET...JD G BISA POSTING DEH...

AKHIRX OTAK Q PRODUKTIF LAGI BUAT FF BARU...

GOMAWOYO BWT YG DAH MAMPIR & COMMENT
HWAITING!!!

Kamis, 23 September 2010

Menanti Kim So Eun Pulang (Part 5)


Part 5
Maafkan Aku, Go Ah Ra!


Bibi Kim Ji Young yang memberitahu Go Ah Ra secara diam-diam pagi tadi sebelum berangkat ke sekolah. Katanya, ketika sedang membersihkan taman pagi-pagi sekali tadi, dia bertemu dengan Kim So Eun di depan gerbang rumah. Kelihatannya ada hal penting yang hendak disampaikan. Wanita tua yang telah mengabdi pada keluarga Ryu Seung Ryong selama puluhan tahun itu juga mengatakan agar kedatangannya jangan dikatakan pada siapa-siapa terutama Papa. Dia juga minta untuk bertemu di suatu tempat yang sudah ditentukannya sore nanti.

Ketika bertemu dengannya, tidak ada pelukan hangat dari seorang kakak yang selama ini diimpi-impikan Go Ah Ra. Hanya ada sambutan senyum tawar dengan sepasang mata cekung yang menatapnya hampa.

"Papa masih belum dapat menerimaku!"

"Sudah dua tahun...."

"Mungkin seratus tahun pun Papa...."

"Kak Kim So Eun!"

"Kalau bukan karena Yoon Hyun Seo...."

"Tidak! Kak Kim So Eun harus pulang. Papa pasti akan memaafkan Kak Kim So Eun. Mama juga sedih!"

"Ma-Mama?!"

Go Ah Ra terkesiap. Itu impiannya selama ini. Kim So Eun menyebut Mama!

"Kembalilah, Kak Kim So Eun. Aku mohon. Mari bangun lagi keluarga kita dari awal."

"Sudah terlambat."

"Ta-tapi"

"Papa tidak akan menerima Yoon Hyun Seo!"

Go Ah Ra memejamkan matanya sesaat ketika kerongkongannya mendadak memerih.
Dua tahun Kim So Eun berkalang derita dikarenakan kekerasan hati Papa. Hatinya gamang. Diliriknya bayi lima belas bulan yang sedang tertidur di pangkuan ibu mudanya.

Sebersit rasa iba menikam ulu hatinya. Bayi ringkih itu sama sekali tidak berdosa.

"Mama sudah berulang kali memohon pada Papa."

"Tapi Yoon Hyun Seo...."

"Yoon Hyun Seo tidak berdosa."

"Sudah seminggu dia panas seperti ini. Aku takut sekali, Go Ah Ra."

"Kita bawa dulu Yoon Hyun Seo ke dokter."

"Aku sudah membawanya ke Puskesmas."

"Tapi Yoon Hyun Seo membutuhkan perawatan yang lebih intensif, Kak Kim So Eun."

"A-Aku...."

"Kak Kim So Eun jangan berpikir macam-macam lagi. Yoon Hyun Seo perlu segera diberi perhatian. Kelihatannya dia kurang gizi."

Ibu muda itu mengangguk pelan. Wajahnya pasi. Kecantikan remajanya telah memudar disaput penderitaan.

Bersambung…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...